Tempat Wisata Sejarah di Solo untuk Wisatawan Lokal – Kota Solo merupakan kota yang memiliki banyak destinasi wisata yang sering dikunjungi slot thailand wisatawan lokal maupun luar kota. Salah satu destinasi wisata yang banyak tersebar di Kota Solo adalah museum. Solo memiliki beragam museum yang mengulas tentang sejarah, budaya, musik, seni dan masih banyak lagi. Bahkan, tak sedikit museum yang bisa dikunjungi secara gratis. Solo atau Surakarta adalah salah satu kota yang berada di kawasan Jawa Tengah. Kota ini menyimpan kisah-kisah sejarah, kesenian, dan budaya yang masih tersimpan rapi di museum. Oleh sebab itu, berkunjung di museum bisa membantumu untuk memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru mengenai kota di Jawa Tengah ini.Sejumlah museum di Solo, Jawa Tengah, menjadi tempat yang cocok untuk dikunjungi saat libur sekolah. Dengan koleksi sejarah dan budaya yang kaya, museum ini memberikan pengalaman edukatif sekaligus menarik bagi para pengunjung, terutama anak-anak. Dengan berbagai artefak bersejarah, lukisan, dan benda-benda seni tradisional, museum di Solo memungkinkan pengunjung untuk memahami sejarah dan kebudayaan Jawa Tengah secara mendalam.
Baca Juga : Museum Bersejarah Mengenang Masa Perjuangan di Surabaya
Museum Pura Mangkunegaran
Museum Pura Mangkunegaran juga bisa menjadi rtp slot museum di Solo yang perlu kamu kunjungi. Lokasinya berada di kompleks Istana Mangkunegaran, tepatnya pada bangunan utama atau Dalem Ageng. Museum tersebut mempunyai koleksi benda bersejarah milik Pura Mangkunegaran yang telah dikumpulkan dari tahun 1926. Ketika mengunjunginya, kamu akan ditemani seorang pemandu saat mengelilingi bangunan utama.
Di sini, kamu pun bisa bertanya untuk memperoleh informasi detail mengenai barang-barang koleksinya. Adapun sejumlah koleksi yang tersimpan, yaitu slot deposit qris 5000 gelang tangan, subang, kalung, cincin, anting, badong, hingga senjata tradisional. Lokasi museum ini berada di Jalan Ronggowarsito, Surakarta.
Jam Operasional: Senin-Minggu pukul 09.00 – 15.00
Tiket Masuk: Rp50.000
Museum Astana Oetara
Museum di Surakarta yang patut kamu kunjungi berikutnya adalah Museum Astana Oetara. Bangunan ini terletak di kawasan pemakaman Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara VI. Tujuan pendirian museum ini adalah untuk mengenang KGPAA Mangkunegara VI.
Pasalnya, semasa kepemimpinannya sekitar tahun 1896-1916, dirinya mampu memulihkan kondisi ekonomi yang sempat bangkrut di Pura Mangkunegaran. Pemerintah Kota Surakarta sendiri menetapkan Kompleks Astana Oetara sebagai cagar budaya dari tahun 2014.
Jam Operasional: Selasa-Kamis dan Sabtu-Minggu, pukul 09.00 – 15.00
Tiket Masuk: Gratis (Butuh reservasi)
Museum Lukis Dullah
Rekomendasi museum di Solo yang terakhir adalah Museum Lukis Dullah. Bangunan ini tergolong sebagai museum privat untuk mengenal Dullah, selaku pelukis revolusioner. Peresmian museum ini berlangsung pada 1 Agustus 1998. Di dalam museum ini, terdapat ratusan lukisan dari tahun 1939 sampai 1993.
Selain itu, ada pula 12 ruangan yang memajang lukisan-lukisan berbeda. Namun, jika ingin mengunjunginya, kamu perlu melakukan reservasi terlebih dulu. Selain itu, museum ini dibuka hanya untuk kunjungan tertentu, sehingga bukan untuk umum.
Jam Operasional: Senin-Minggu, pukul 07.00 – 18.00
Museum Lokananta Solo
Rekomendasi museum di Surakarta lainnya adalah Museum Lokananta Solo. Museum ini cocok bagi kamu yang memiliki ketertarikan terhadap musik. Pasalnya, bangunan museum ini sendiri adalah bekas studio rekaman pertama di Indonesia yang berdiri pada 1956. Di dalam museum ini, kamu bisa melihat koleksi piringan hitam dan kaset pada zaman dulu. Di samping itu, museum ini juga dimanfaatkan sebagai tempat untuk berkumpul maupun mengapresiasi musik. Jika ingin berkunjung, kamu bisa mendatangi Jalan Ahmad Yani No. 379 A, Kerten, Laweyan, Surakarta.
Jam Operasional: Senin-Sabtu pukul 08.00 – 16.00, Minggu pukul 09.00 – 17.00
Tiket Masuk: Rp25.000
Museum Musik Kamsidi
Rekomendasi museum di Solo lainnya adalah Museum Musik Kamsidi. Adapun pihak pengelola museum ini adalah cucu dari komponis nasional Kamsidi, yaitu Farah Azizzah. Di dalam museum ini, kamu bisa melihat berbagai alat musik antik, hingga foto musisi senior. Nah, jika berminat untuk mengunjunginya, kamu perlu melakukan reservasi melalui kontak di situs Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Solo. Adapun lokasinya terletak di Jalan Haryo Panular 28B, Surakarta.
Jam Operasional: Senin-Minggu, pukul 09.00 – 15.00
Tiket Masuk: Gratis (Butuh reservasi)
Museum Keraton Surakarta
Rekomendasi museum di Solo lainnya adalah Museum Keraton Surakarta. Tempat ini menjadi ikon wisata di Kota Solo dan berlokasi di Jalan Sidikoro, Baluwarti, Pasar Kliwon, Surakarta. Kompleks ini mempunyai beberapa bagian bangunan dan menyimpan sejumlah koleksi peninggalan raja, seperti alat kesenian, kereta kencana, senjata kuno, alat masak abdi dalam, hingga topi kebesaran raja.
Jam Operasional: Sabtu-Kamis, pukul 09.00 – 15.00
Tiket Masuk: Rp10.000 – Rp25.000
Museum Batik Danar Hadi
Museum Batik Danar Hadi adalah kawasan wisata heritage dengan konsep batik. Pendirian museum ini sekitar tahun 2008 oleh perusahaan batik asal Solo, yakni PT Batik Danar Hadi. Perusahaan tersebut mengenalkan batik dan aspek-aspek kebudayaan sebagai objek wisata unggulan. Ketika berkunjung, kamu bisa melihat lebih dari 10.000 koleksi batik dengan nuansa mewah serta megah khas bangsawan Jawa. Lokasinya berada di Jl. Slamet Riyadi Nomor 261.
Jam Operasional: Senin-Jumat pukul 09.00 – 17.00, Sabtu-Minggu pukul 09.00 – Rp18.00
Tiket Masuk: Rp8.000 (pelajar) dan Rp35.000 (umum)
Museum Prasejarah Cluster Dayu
Rekomendasi museum di Solo selanjutnya adalah Museum Prasejarah Cluster Dayu. Bagi kamu yang ingin menelusuri situs purbakala Sangiran di Karanganyar, maka museum ini bisa menjadi pilihan tepat. Museum ini termasuk bagian dari Museum Sangiran, tetapi lebih fokus pada tema lapisan tanah purba. Jadi, di museum ini, kamu bisa mempelajari seputar lapisan tanah dari zaman prasejarah.
Bukan hanya itu, museum ini juga menyimpan koleksi artefak peninggalan dari zaman nenek moyang. Arsitektur bangunan Museum Prasejarah Cluster Dayu pun juga mengikuti kontur tanah dengan bentuk bukit-bukit memanjang. Adapun lokasinya berada di Dayu, Gondangrejo, Karanganyar, Solo.
Jam Operasional: Selasa-Minggu, pukul 09.00 – 15.00
Museum Prasejarah Cluster Dayu
Rekomendasi museum di Solo selanjutnya adalah Museum Prasejarah Cluster Dayu. Bagi kamu yang ingin menelusuri situs purbakala Sangiran di Karanganyar, maka museum ini bisa menjadi pilihan tepat.
Museum ini termasuk bagian dari Museum Sangiran, tetapi lebih fokus pada tema lapisan tanah purba. Jadi, di museum ini, kamu bisa mempelajari seputar lapisan tanah dari zaman prasejarah.
Bukan hanya itu, museum ini juga menyimpan koleksi artefak peninggalan dari zaman nenek moyang. Arsitektur bangunan Museum Prasejarah Cluster Dayu pun juga mengikuti kontur tanah dengan bentuk bukit-bukit memanjang. Adapun lokasinya berada di Dayu, Gondangrejo, Karanganyar, Solo.
Jam Operasional: Selasa-Minggu, pukul 09.00 – 15.00